Halo, teman-teman pembaca. 🙂

Sejak kali pertama terbit di akhir 2015, buku Cinta Adalah Perlawanan sudah naik cetak 5 kali. Bagi saya yang menerbitkan buku secara self-publishing, saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Terima kasih, khususnya kepada kamu yang sudah mengoleksi.

September lalu, buku Cinta Adalah Perlawanan memasuki ulang tahun yang ke-2. Dan saya ingin merayakannya dengan memperluas distribusi buku ini dalam format digital, atau biasa disebut ebook. Beberapa kelebihan dari buku format ebook ini adalah:

  • Lebih hemat
  • Bebas biaya kirim
  • Fleksibel (bisa dibaca di Smartphone/Tablet/Laptop)

Ebook Cinta Adalah Perlawanan dapat kamu koleksi dengan biaya 54,000 37,000. Berikut cara pemesanannya:

1. Transfer sebesar 37,000 ke salah satu rekening berikut:
– Mandiri 9000018979212
– BCA 8691176274
– BNI 0599698750
– BRI 035701130317508
Semua rekening atas nama Azhar Nurun Ala

2. Kirimkan bukti transfer via email ke azharologia@live.com dengan subject CAP [spasi] Nama Kamu.

3. Setelah admin memverifikasi pembayaran, kamu akan mendapat balasan email (Email dibalas setiap jam 08.00 WIB). Ebook akan disertakan dalam balasan email tersebut.

4. Ebook bisa dibaca di smartphone (Android/iOS), tablet, maupun laptop. Untuk sensasi membaca yang lebih nyaman, kamu bisa mengunduh  aplikasi Google Playbook (Android) atau iBook (iOS). Tata cara penggunaan aplikasi tersebut akan disertakan di email.

Penawaran ini hanya berlaku mulai 20-25 Oktober 2017. Selamat mengoleksi. 🙂

***

Testimoni untuk Cinta Adalah Perlawanan

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari buku ini. Terutama bagaimana mengelola cinta, memperjuangkannya lalu membuktikannya dengan cara yang mulia.
Fadiyahul Haqhttps://tentarabumi.wordpress.com

Cinta adalah perlawanan, menyajikan kisah dua manusia lugu dalam pencarian mereka akan makna cinta, berbalut berbagai hikmah. Bagaimana rasa dan kekaguman itu ditutup dalam diam ketika kesiapan dan keberanian belum di tangan.
Riana Yahyahttp://rianayahya.blogspot.co.id

Betapa beruntungnya Azhar, menuliskan isi pikirannya dengan jujur, dan menjadikannya sebuah buku. Ketika saya membaca bukunya, rasanya saya bisa membaca pikirannya, dan merasakan apa yang ia rasakan. Bahwa jatuh cinta itu memang membingungkan. Seindah apa pun kita merangkai kata untuk menggambarkannya, ternyata tak seindah yang kita rasakan. Sekompleks apapun deskripsi perasaan yang dinarasikan, tetap saja tidak bisa mewakili ruwetnya isi hati.
Anindia Auliahttps://anindiaulia.wordpress.com

2 thoughts on “”

  1. Akhirnya ada versi ebook… Beberapa bulan terakhir jujur aja lebih suka baca buku via Google Playbook. Lebih fleksibel. Udah gitu nggak ada ongkir… (hihi.. teteppp)… Makasih Kak Azhar… :’)

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s