Membenci

Karena kita tak mungkin hidup sendiri, kita tak bisa menghindar dari interaksi. Dan dalam interaksi itu berbagai hal bisa terjadi. Tak jarang, kita mendapati hal-hal yang tak menyenangkan seperti: kata-kata yang melukai hati, tindakan yang miskin empati, atau ketidakpekaan yang rasanya bikin kita ingin bunuh diri.

Hal-hal itu terasa tidak ideal. Tak sesuai ekspektasi. Dan tentu saja, mengganggu pikiran dan membuat kita merasa tidak nyaman.

Sebab itu, kita merasa berhak untuk marah. Atau, karena kita tak mau terlihat menyebalkan, diam-diam kita membenci.

Kita pikir, kebencian kita pada seseroang yang sudah melukai perasaan kita, adalah semacam hukuman yang setimpal. Kita pikir, dengan membenci, kita bisa lupa akan hati yang telah atau sedang terluka. Dan karena itu kita terus melakukannya, masa demi masa.

Padahal, ketika kita membenci seseorang, siapakah sebenarnya yang dirugikan? Orang yang kita benci, yang bahkan mungkin tak tahu bahwa ia sedang dibenci? Atau, justru diri kita sendiri, yang menghabiskan menit demi menit untuk mengorek berbagai kekurangannya, membakar banyak energi untuk menemukan kesalahan-kesalahannya, sambil terus membungkus diri dalam aura negatif?

Ini barangkali terdengar klise, naif, sekaligus tidak adil. Tapi, kita memang perlu terbiasa untuk memaafkan.

Memaafkan orang yang sudah menyakiti hati kita, barangkali seperti mencabut anak panah yang menancap di paha. Perih, sakit, bahkan sampai bikin kita menangis dan menjerit. Tetapi, bagaimanapun, cuma itu cara untuk benar-benar pulih.

Depok, 2 Januari 2019
Laki-laki yang Sedang Belajar Mencintai
Azhar Nurun Ala

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s