Aku Tanpamu, adalah…

Apa yang bisa menahan manusia, dari keinginan untuk memiliki setiap hal yang memukau di dunia? Apa yang bisa membunuh berahi manusia untuk mengoleksi setiap inci keindahan yang membentang di semesta? Apa yang bisa memaku waktu, untuk berhenti beberapa detik saja, demi mencipta satu ruang untuk merayakan satu perasaan sunyi, tanpa teriakan dan tepuk tangan, tanpa hujatan juga makian?

Apa yang bisa melakukan berbagai hal magis itu, jika bukan cinta yang hadir bersama seorang perempuan lugu. Didekapnya cinta itu seraya bibir tipisnya tersenyum lalu dengan lembut berbisik: kita akan baik-baik saja.

Dan semua memang baik-baik saja.

Perut kita kenyang dengan sepiring cinta yang kita makan berdua, kau menyuapiku seperti seorang ibu menyuapi anaknya. Rumah kita adalah rumah cinta, tak ada kolam renang di sana tapi ada jiwa yang begitu luas untuk kuselami dengan syahdu. Pakaian kita adalah senyum demi senyum yang kita tenun ketika hujan, lalu dijahit dengan ketakberdayaanku, atau kita, jika kau setuju.

Dan aku tak bisa tanpamu

Aku tanpamu
Adalah aku tanpamu
Ibarat aku tanpamu
Bagaikan aku tanpamu
Dan tak ada yang lebih buruk dari perumpamaan itu
—andai kau tahu

You’re all I need.
You’re all I need.
I’m in the middle of your picture….*

 …

Depok, 20 Mei 2016
03.44 AM
*potongan lirik Radiohead – All I Need

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

7 thoughts on “Aku Tanpamu, adalah…”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s