Membaca Duka

Hari ini, pagi-pagi sekali di dalam kepalaku sudah berputar-putar sekelumit pertanyaan tentang hujan yang turun begitu deras. Terutama, dalam rangka apa ia datang dan mengapa ia mesti datang dengan jumlah banyak. Duka di dalam dada siapa yang ingin ia hapus, atau anak Adam mana di kolong langit ini yang hendak ia tenggelamkan dalam kenangan.

Kaukah itu, kekasih?

Atau aku yang tak tahu diri ini?

Atau mungkin, satu dari sederet tetangga di kiri kanan yang belum begitu kita kenal?

Tapi di dadaku duka selalu ada, dan karena itu hujan mestinya datang tiap hari. Bukan sesekali, atau serupa buah rambutan yang musiman. Lalu tentang kenangan, sungguh aku tak butuh hujan atau genangan jenis apa pun untuk membuatku tenggelam di dalamnya. Pada setiap udara yang kuhirup, di setiap jengkal bumi yang kupijak, kenangan tak pernah beranjak.

Aku hidup bersama kenangan. Aku hidup dalam ingatan-ingatan masa lalu, yang kadang menakutiku seperti hantu. Ia, atau mereka, melayang-layang di belakang tengkuk. Mengikuti ke mana saja aku pergi.

Hujan pagi ini, sudah tentu bukan datang untukku.

Tetangga di samping kiri rumah kita yang berangkat subuh dan tak pulang sebelum jam sepuluh kurasa tak punya waktu untuk berduka. Lelaki berjanggut lebat di kanan rumah kita, nampaknya juga tak punya ruang untuk menampung kesedihan dalam hatinya. Lalu seorang ibu bermata sipit di ujung sana, beserta keluarganya, aku sama sekali tak punya ide tentang apa yang ada di hati atau kepala mereka.

Jadi kaukah itu, kekasih, yang tengah bersedih?

Dan dirikukah itu, kekasih, yang terlalu buta untuk membaca duka di dalam dadamu?

Dirikukah itu, kekasih, yang terlalu tak berdaya untuk menghapus kesedihan-kesedihan itu, hingga hujan harus turun untuk melakukannya? Atau ia turun dengan deras, hanya untuk menyamarkan air mata dan tangismu, agar aku tetap dungu dan tidak tahu?

.

Dalam bungkusan hujan,
Depok, 17 Februari 2016

 

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

5 thoughts on “Membaca Duka”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s