Tentang Buku Cinta Adalah Perlawanan

kover w

SEBUAH PENGANTAR

Kalau cinta bertepuk sebelah tangan, lepaskan tanganmu.
Terbang dan kepakkan sayapmu, seluas angkasa biru.

—kata Kahlil Gibran.

Sayangnya, seringkali kita tak pernah benar-benar tahu perihal bertepuk sebelah tangan atau tidaknya perasaan jatuh cinta yang kita punya, sebelum kita sungguh-sungguh mengungkapkannya. Sementara mengungkapkan cinta mengandung tanggung jawab yang besar. Sangat besar.

Menyatakan cinta barangkali tak semudah berkata ‘Apa kabar?’ atau ‘Terima kasih’. Sebab bersamanya ada sebuah janji untuk terus menjaga, merawat, dan menumbuhkan orang yang kita cinta menuju derajat kehidupan yang lebih tinggi. Menyatakan cinta, dan upaya untuk membuktikannya selalu membutuhkan dua syarat penting: kemantapan hati dan kemampuan. Dua hal yang sejatinya begitu merepotkan sebab mereka tak seperti kekuatan Power Ranger yang bisa tiba-tiba dimiliki secara instan.

Sementara hati yang jatuh cinta seolah tak pernah berhenti bertanya: adakah ia juga memiliki perasaan yang sama?

‘Cinta adalah Perlawanan’ adalah sebuah perjalanan untuk menjawab pertanyaan itu. Perjalanan hati yang dialami mulai dari jatuh cinta, menghadapi keterpisahan, hidup dengan setumpuk tanda tanya, hingga perlawanan untuk saling menyempurnakan. Jadi dapatlah dikatakan buku ini adalah sebuah memoar.

Himpunan jeda-aksara pada lembar-lembar buku ini, akan mengisahkan sebuah proses menumbuhkan cinta, dari sekedar perasaan menuju ucapan. Dari ucapan menuju pekerjaan. Sebuah proses melawan segala bentuk ketakutan, demi merayakan cinta dengan cara paling mulia.

Beberapa puisi, atau prosa dalam buku ini pernah diterbitkan dalam Antologi Prosa Ja(t)uh (2013), tidak lain karena prosa-prosa dalam Ja(t)uh adalah bagian penting dari perjalanan hati itu sendiri. Maka mengikutsertakannya di dalam buku ini semoga membuat kisah yang diceritakan dalam buku ini lebih mudah diikuti dan dijiwai. Serta lebih jujur.

Begitulah adanya, semoga karya sederhana ini berkesan.

Salam baik,
Azhar Nurun Ala

insta 1

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

11 thoughts on “Tentang Buku Cinta Adalah Perlawanan”

  1. Fakta lain yang baru kusadari, ternyata tak semudah itu aku jatuh cinta. Alhamdulillah saya dikasih kesempatan sama Allah untuk berkolaborasi dengan kak @azharnurunala yang selalu romantis kepada sang istri, @vidianuarista.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s