Kebohongan yang Membahagiakan

For a second, I was in control
I had it once, I lost it though
And all along the fire below would rise*

Seringkali kita tak pernah benar-benar tahu apa yang sedang terjadi: apa yang berputar-putar dalam kepalaku dan apa yang bergemuruh di dalam hatimu. Hanya ada sesuatu yang lain—semacam kehausan yang mendera tenggorokan kita. Dan aku gagap dibuatnya. Sementara kau bisu menahan kata. Keheningan jadi singgasana kita: aku raja dan kau ratunya.

 And I wish you could have let me know
What’s really going on below
I’ve lost you now, you let met go but one last time*

Kau tahu, cinta adalah mata air sementara keraguan adalah sumbatan-sumbatan yang membuatnya tak mengalir. Maka yakinkan dirimu dan biarkan aku tahu apa yang kau rasakan. Yakinkan dirimu dan biarkan aku mendengar apa yang ingin kau ucapkan. Sebab keterdiaman telah membuatku bosan, meski rindu tak jadi layu karenanya.

Tell me you love me, if you don’t then lie, oh lie to me*

Berhentilah membisu dan katakan sesuatu.

Katakan bahwa adalah cinta yang bergemuruh di dalam hatimu. Meski sesungguhnya tak seperti itu. Aku terlanjur tertipu oleh apa yang kureka sendiri—aku terlanjur mencintai ilusi yang kuciptakan sendiri.

Remember once upon a time, when I was yours and you were blind
The fire would sparkle in your eyes and mine*

Katakan bahwa rindu yang membawamu ke hadapanku hari ini, sebagaimana yang lalu-lalu ketika pertama kali kau menawanku. Pada waktu yang kau tak pernah tahu. Dalam nyala api yang tak pernah kau raba sama sekali.

So tell me you love me, if you don’t then lie, oh lie to me
Just tell me you love, if you don’t then lie, oh lie to me
If you don’t then lie, oh lie to me
And call it true, call it true love
Call it true, call it true love*

Katakan bahwa adalah cinta sejati yang mengikat kita di sini. Meski bukan itu yang sebenarnya terjadi. Sebab aku tanpamu terlanjur api tanpa udara. Jadi katakan saja.

*Lirik: True Love by Coldplay
Terpikat dengan lagu ini dan mencoba untuk memaknainya. 🙂

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

2 thoughts on “Kebohongan yang Membahagiakan”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s