Pulau Impian

Kamu ingin berpikir tanpa rasa, tentang bagaimana baiknya dunia. Kamu ingin melihat saja dengan mata, tapi bagaimana bila hatimu tak bisa kau lawan kuasanya ‘tuk turut serta?

Sejenak kita menepi merapat pada sepi. Menikmati air yang tenang, tanpa arus dan bukan ombak. Sebab ini sungai bukan laut. Dan menambatkan perahu di tepi sungai tak boleh lama-lama bila laut masih jauh.

Kawan sementaramu adalah rawa dan bukan karang, sebab ini sungai bukan laut. Di sana, ada lelah yang kau obati dengan tidur mendengkur. Ada cinta yang kau lihat kembali keutuhannya, jangan sampai ada yang tercecer sebab laut masih jauh.

Setiap kali kita berhenti di tepi sungai, kita berburu ikan dengan kail untuk bekal perjalanan. Sambil bersiul, sesekali kita menengok ke belakang: belum panjang jalan yang kita buat—laut memang masih jauh.

~

 gambar dari DarkVisionDreams DevianArt

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s