Berdua Saja

Dari bola matamu
Aku melihat kesungguhan
Kedalaman perasaan yang tak terjelaskan
Dan aku takluk pada detik pertama kau menatapku

Dari bola matamu
Aku melihat cinta
Badai kedamaian yang melumatku dalam sekejap
Seketika tak berarti lagi semua kenangan
Hingga aku hilang dalam pelukan

Dari kejauhan
Aku melihat debu rindu
Membatasi pandangan kita
Hingga tak lagi saling menatap: samar wajahmu, samar wajahku
Tapi detak jantungmu mengikatku
Dan aku tenggelam dalam setiap ritmik
Dalam setiap detik

Dari kedalaman hatiku
Aku ingin bicara
Berdua saja
Tentang cinta
Yang telah membuat kita dewasa

Tentang rasa
Yang tak lagi punya tanda tanya

telah-dibukukan

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

3 thoughts on “Berdua Saja”

  1. “berdua saja” identik diatas untuk pasangan yang saling memendam perasaan dalam yang sudah terlalu lama terpisah akhirnya dipertemukan ya bang azhar, tapi itu jika jatuhnya dapat diungkapkan bagi yang sudah halal dalam hubungan “tanda kutip sudah dipertemukan dengan illahi Rabbi.. tapi kalau saya sih yang masih belum identik kata-kata “Berdua saja” jatuh pada keasikkan saat beribadah dan tenggelam dengan asikknya berdua-duaan dengan sang Illahi 🙂 jadi “Berdua saja” bisa dianggap universal bang’ .. untuk kata2 dari bola matamu bisa saya artikan dari waktu bersama Allah..saat kau menatapku saya artikan saat Allah memanggil hati kita.. hingga aku hilang dalam pelukan saya artikan saya hilang dan tenggelam dalam ayat-ayatNYA..detak jantungmu saya artikan kesyahduan malamMU (Allah Yang Maha memiliki malam dan siang).. 🙂

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s