Pinjam

How fickle my heart and how woozy my eyes
I struggle to find any truth in your lies
And now my heart stumbles on things I don’t know
My weakness I feel I must finally show

Lend me your hand and we’ll conquer them all
But lend me your heart and I’ll just let you fall
Lend me your eyes I can change what you see
But your soul you must keep, totally free

[ Mumford and Sons – Awake My Soul ]

Buka matamu. Warna apa yang tertangkap oleh kornea matamu—yang kemudian jatuh tepat di retinamu? Adakah ia hitam, putih, merah muda, atau abu-abu?

Pandanglah jalan setapak panjang yang akan kita titi berdua. Apa yang kaulihat di ujung sana: adakah ia gurun tandus penuh fatamorgana, atau taman bunga rasa surga?

Aku tak peduli, sejujurnya.

Pinjamkan aku bola matamu, kan kuubah apa-apa yang kaulihat—semua kekhawatiranmu, semua ketakutanmu.

: dunia ini merah muda. Dan jauh di depan sana, telah lama menanti kita taman bunga rasa surga.

telah-dibukukan

 

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

6 thoughts on “Pinjam”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s