Melangkah Bersama

Angkat dagumu, tataplah aku yang tengah bersamamu di sini. Apa yang sedang kau lihat di bawah hati lapangmu? Adakah resah di sana, atau rasa takut yang tak pernah sanggup bahkan untuk sekadar kau sebut? Mari, ajari lagi aku cara untuk jadi ceria: dengan senyum dan tawa lepasmu, dengan binar dua bola mata puitismu, dengan caramu bicara atau sekadar berbisik.

Setiap kita punya resah pribadi yang mungkin tak pernah orang lain jumpai. Sebab itu kita kerap merasa sendiri: tak ada yang pernah mengerti kita melebihi kita sendiri. Tapi bukankah kita punya cinta yang bisa dibagi? Yang bisa kita tukar setiap pagi bahkan sebelum kita mandi? Yang meski tak menyelesaikan masalah, tapi selalu bisa membuat kita kuat karena rahmat Allah membersamai orang yang bersama-sama?

Kita memang akan menjalani hari-hari yang sulit, tapi kita pasti bisa melaluinya. Bila kita saling percaya. Bila kita saling terbuka. Bila kita saling bicara. Bila kita selalu meyakini bahwa apa yang kita cari bukanlah tepuk tangan atau pujian mesra manusia, melainkan sebuah tiket dari Allah, menuju bahagia paripurna.

Percayalah: kita akan sampai ke sana. Bersama-sama.

jj2

SaveSave

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s