Memberi

Apa itu cinta?

Entah bagaimana caranya pertanyaan semacam ini selalu ada di segala masa. Klasik memang, tapi seolah selalu relevan di setiap zaman. Seperti tema-tema cinta yang selalu jadi daya tarik sendiri untuk lagu, novel, film, atau sekadar obrolan ringan makan siang.

Jadi apa itu cinta?
Kata Erich Fromm, cinta adalah memberi.
Kata Dewi Lestari, cinta adalah interaksi.
Kata Rahul, cinta adalah persahabatan.

Saya tak tahu betul mana yang lebih tepat, tapi saya harus jujur bahwa saya lebih setuju dengan yang pertama: cinta adalah memberi.

Apa?

Apa pun yang positif. Apa-apa yang menumbuhkan. Apa-apa yang menyelamatkan. Meski tak selamanya apa-apa itu meneduhkan. Karena bagaimanapun, kita butuh terik juga untuk bertumbuh.

Cinta adalah memberi.
Sehingga sebenarnya ”Ketika cinta ditolak”, kata Anis Matta, “Yang ada hanyalah kesempatan memberi yang lewat”.

telah-dibukukan

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

2 thoughts on “Memberi”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s