Katanya Surga

Surga dunia adalah pisang cokelat plus secangkir cappuccino hangat pukul sepuluh malam. Setelah kau tanggalkan tas dan semua beban yang berhimpun di dalamnya. Setelah kau cuci muka dan kaki tapi bukan mandi. Sehabis kau ganti bajumu yang sedikit basah akibat resapan sisa-sisa hujan yang mengiringimu sepanjang perjalanan. Sesederhana itu.

Mengapa sulit bagi kita menghargai hidup? Menyerahkannya pada selembar kertas. Berpacu dan berlelah-lelah untuk angka tiga koma.

Banyak yang hartanya tiada terkira. Hidupnya serba ada. Tenggelam dalam lautan tiga ‘ta’—tahta, harta, wanita. Namun tidurnya tak nyenyak. Pikirnya tak utuh karena berserak. Jiwanya lesu diperbudak nafsu.

Banyak yang tiada harta merasa sengsara. Ingin kaya jadi durjana.

Mengeluhlah kamu sejadi-jadinya, andai saja keluhanmu itu mendamaikanmu, atau membuat lukamu sembuh seketika. Kalau tidak, seduhlah cappuccino. Seruput hangat-hangat. Hirup aromanya sampai diafragmamu mengembang tanpa terkekang. Pejamkan matamu dalam-dalam. Tahan beberapa detik.

Buka.

Tersenyumlah.

Surga dunia adalah tentang kedamaian yang sederhana.

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s