Tuhan Pasti Bertanggung Jawab

Katanya, hidup itu pilihan. Sebuah keputusan yang boleh diambil, tidak pun silakan. Bisa saja kau memilih untuk mati. Atau koma, yang membuatmu hidup, tapi tidak hidup. Namun aku memilih untuk mengambilnya, aku memilih untuk hidup. Dan dari semua pilihan aktivitas yang disediakan dalam kehidupan ini aku memilih untuk merindukamu. Boleh-boleh saja, kan?

Memang kita belum lama saling mengenal. Tapi sah-sah saja, kan?

Kalau memikirkanmu adalah sebuah kegiatan yang komersil, aku pasti sudah jadi miliarder. Lalu akan kubayar orang-orang jenius untuk membuat mesin waktu, berapa pun mereka meminta bayaran. Berjumpa lagi denganmu tentu lebih mahal dari apa pun. Ah, aku berlebihan.

Tuhan pasti bertanggung jawab.

Menciptakan perpisahan, berarti siap menanggung resiko menerima rentetan doa-doa tentang pertemuan yang antri untuk dikabulkan. Tuhan lebih tahu itu. Sudah pasti.

 …

Izinkan aku kembali ke masa itu,
akan kulempar jangkar waktu.

Agar kita tetap mengapung di samudera yang sama, merasakan sejuknya sepoi angin yang sama, dan bergerak begitu saja mengikuti alunan ombak yang nyata-nyatanya membuat kita sedikit mabuk ditambah kantuk.

Ingin kulempar jangkar waktu,

Agar hari tak berganti.
Agar momen indah ini tak lekas berlalu.
Agar kebersamaan kita tertahan sampai waktu yang tidak ditentukan.

 

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

7 thoughts on “Tuhan Pasti Bertanggung Jawab”

  1. “Kawaaaan,.. Angin sepoi-sepoi yang kau maksud itu kini tlah berubah menjadi badai… Badai yang menghempas layar sembari menghantarkan perahu kita ke segala arah… Ada yang ke barat, timur, selatan dan utara… Tapi PERCAYALAH.. Niscaya badai ini yang akan mempertemukan kita lagi, di suatu tempat… Tempat dimana warna warni almamater seirama dengan biasan cahaya sang nirwana…
    Dimana ?? Dimana ?? Dimaaanaaa ???
    Pasti semua bertanya… Dimana tempat nan indah bak surga itu ??
    Jawabannya… Bukan di Padang, Bukan di Manado… Apalagi di Stikes Papua.. Hehe.. BUKAN !!!
    Perahu kita akan dipertemukan kembali di suatu dermaga… DERMAGA KESUKSESAN !!!
    Saya bertekad untuk ada disana,, sudahkah teman2 memastikan diri, mengatur arah layar selaku nahkoda… Demi satu Kata… KESUKSESAN !!! I mizzz u alll…
    Salam sehat… Liberty.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s