Izinkan

Kita kadang tidak pernah tahu apa yang kita rindukan sampai kita menemuinya. Mendadak kenangan kembali hadir, mengisi setiap potongan pikiran. Haru memeluk haru.

Tertahan nafas, menyaksikan mereka yang bertambah kerut wajahnya, bertambah putih rambutnya, makin terbatas geraknya. Juga ia, yang sekarang makin bertumbuh, cantik, dan cerdas. Binar mata yang penuh warna-warni masa depan. ‘Semoga cerah, semoga cerah’; do’aku. Asa menatap asa.

Kalau Allah mengizinkan, aku tidak ingin beranjak. Menemani mereka menuju ujung waktu. Tiada henti menyerap cinta dari tiap tatapan. Memungut hikmah dari setiap kata yang jatuh, atau sekedar kata ‘aduh’.

Izinkan aku, selalu menjadi sesuatu yang mampu melengkungkan senyum di bibir mereka. Menjadi rindang yang senantiasa meneduhkan. Menjadi sepoi yang senantiasa menyejukkan.

Menjadi pahlawan yang menyelamatkan.

Lampung, Desember 2011

Download tulisan dalam PDF

Izinkan

Published by

Azhar Nurun Ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

2 thoughts on “Izinkan”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s